Modalitas Dalam Bahasa Minangkabau
Keywords:
modalitas, bahasa minangkabau, epistemikAbstract
Bahasa yang diteliti dalam makalah ini adalah modalitas dan evidensialitas Bahasa Minangkabau. Bahasa Minangkabau dalam cirinya yang khas digunakan sebagai alat komunikasi sehari-hari, dipakai pula untuk mendukung kebudayaan penuturnya. Kebudayaan itu terwujud dalam kehidupan sehari-hari seperti kegiatan perdagangan, perkebunan, pertanian, dan lain-lain. Meskipun faktor-faktor yang berhubungan dengan situasi sosiologis itu mungkin dapat menentukan corak kebahasaan Bahasa Minangkabau, dalam masalah ini yang diperhatikan adalah yang berhubungan dengan semantik. Secara singkat dapat dikatakan bahwa pembahasan tentang modalitas Bahasa Minangkabau diharapkan memperoleh hasil yang mempunyai arti sebagai masukan dan pengembangan kepustakaan dan linguistik bahasa-bahasa nusantara. Modalitas epistemik dalam bahasa Minang menjadi kemungkinan yang terdiri dari pengungkap intraklausa, dan pengungkap ekstraklausal, keteramalan yang terdiri dari pengungkap intraklausal dan pengungkap ekstrakalusal. Pengungkap ekstrakalusal masih dibedakan lagi menjadi adverbial dan frasa preposisi, keharusan yang terdiri dari pengungkap intraklausal dan pengungkap ekstraklausal, kepastian yang terdiri dari pengungkap intraklausal dan pengungkap ekstraklusal, orientasi, negasi yang terdiri dari negasi pada kemungkinan, negasi pada keteramalan, negasi pada keharusan, dan negasi pada kepastian.